Kamis, 25 Desember 2014

lelah

langkahku terhenti di sebuah persimpangan...
dalam keraguanku ku terus melangkah...
mencari pembenaran dalam segenggam kemunafikan dunia...
adakah penuntun buatku di saat seperti ini...
sudikah kiranya membantuku menentukan langkah ini...
di manakah engkau wahai pujangga...
buatkan untukku syair indah bernada kebahagiaan...
buatkan untukku syair merdu berbingkai ketulusan...
atau...
di manakah engkau wahai seniman cinta....
mainkanlah untukku alunan lagu bernada kedamaian..
agar ku merasa damai di saat kebimbangan melanda...
nina bobokan lah diriku dalam keraguanku....
untukmu yang pergi tak kembali...
untukmu yang pernah hadir di saatku lelah...

bidadari malam

rintik hujan sore hari begitu merdu jatuh dari langit...
menyejukan jiwa yang lara di saat dahaga...
iramanya membuatku terbuai dalam alunan nada yang beriringan...
tetes demi tetes jatuh seperti denting piano sang seniman cinta...
membawaku tebang ke singgasana kedamaian hati...
sejuk...
lembut...
merdu...
itulah yang kurasakan tanpa paksaan tanpa ancaman...
bait baitnya bagaikan virus kehidupan...
mampu membuatku terpukau oleh pesonamu...
tapi...
kini di manakah engkau...
wahai sang bidadari malam..
kau pergi hilang entah kemana...


Senin, 15 Desember 2014

berfikir

Bapak...
hmmmh..oh bapak..begitulah aku memanggilmu...
bukan ayah,father,dady papaa juga papi...
masih terbayang kenangan itu di mana engkau selalu tersenyum dan tertawa...
seakan tak ada beban di hidupmu...
engkau selalu ceria sepanjang hidupmu...
kau jadi suri tauladan kami anak anakmu...
bapak...
aku rindu saat saat itu...
saat di mana engkau memarahiku di kala aku salah..
tapi semarah dirimu engkau tetap menyayangiku sepenuh dan setulus hati..
kau tak pernah menolak bila aku meminta...
dengan kasih sayangmu kau  bimbing kami...
semua itu tinggal kenangan..kau telah pergi menghadap illahi..

masih terngiang nasehat terakhirmu"BERFIKIR::...
itulah kata terakhir kali kau ucapakan walau hanya dengan isyarat jari jarimu...
begitu dalam makna yang terkandung di dalamnya sehingga kami anak anakmu terhenyak..
dan tersadarkan..oleh pesan yang engkau berikan...
begitu luas arti kata itu ..
kini aku sadar...mengapa engkau berpesan seperti itu..
terima kasih bapak kata terakhirmu kan ku jadikan cambuk buat ku menapaki jalan ini...
kan kujadikan bekal hidupku untuk masa yang akan datang....
ya ALLAH...terimalah amal ibadahnya hapuskanlah segala dosanya tempatkan lah dia di sisimu di tempat yang paling mulia...
untuk bapakku...engkaulah segalagalanya buatku...amiin..


Sabtu, 06 Desember 2014

engkau

di balik kecantikan wajahmu tersimpan kesedihan...

kenapa kau tutupi dengan senyuman pahit yang menyiksamu..

apakah yang kau rasakan sehingga kau seperti itu...

bukankah engkau yang memilih jalan itu..

ku tau bathinmu menangis..

ku tau hatimu hancur...

jangan bersedih semua ada resikonya..

kembalilah seperti saat pertama aku mengenalmu..

jadikanlah kembali dirimu seperti bidadari surga..

yang selalu memancarkan sinar kelembutan dan kedamaian...

jadi lah wanita sempurna di mata pasangan hidupmu kelak...

karena di situlah sesungguhnya kecantikan sejatimu...

diamku

dalam diamku....

setitik harapan muncul dalam benak yang telah beku...

dan kemudian hancur tergerus waktu...

berserakan bagaikan seonggok pasir di sisi jalan...

kenapa..???

kenapa semua terjadi di saat aku mulai bangkit...

ku ingin semua jangan jadi penyakit..

yang dapat membuat hati ini semakin sulit..

biarlah...

biarkanlah diri ini berjalan dengan sekehendak hati..

janganlah pernah bertanya atau mencoba tuk mengerti.

cukuplah kau tersenyum dan cobalah memahami..


Minggu, 23 November 2014

bimbang

apa yang harus dan akan aku tulis...

bila hati dan pikiran sudah tidak sejalan...

apa yang harus ku perbuat bila semua tak bisa akur...

hmmh...

sekarang hari ini aku merasakan itu...

sekarang hari ini aku mandapakan itu...

pertentangan bathin terus berkecamuk di dalam tubuhku..

antara kebohongan dengan kejujuran...

bagaikan badai yang menerjang pesisir pantai...

bagaikan gemuruh suara letusan gunung..

menggelagar membuat ku limbung...

membuatku terjatuh dalam sebuah kebimbangan...

apakah yang harus aku lakukan...

ku bertanya pada diriku sendiri...

pantaskah semua ini aku lakukan....

 


Sabtu, 22 November 2014

hening

engkau bagaikan setetes embun di pagi hari bening dan suci tanpa noda...

engkau bagaikan seberkas sinar dalam kegelapan malam pekat...

engkau  bagaikan sebutir mutiara di antara begitu banyaknya lumpur...

engkau bagaikan harapan di kala asa mulai hilang..

kadamaian yang kau berikan terasa bagaikan sebuah anugerah kehidupanku..

kenyamanan yang kurasakan membuatku terlena...

hingga tak mampu membedakan mana ketulusan dan mana kebohongan..

kini...

semua yang pernah kudapatkan itu tinggal bayang bayang yang tak mungkin ku genggam...

ingin kugapai semua yang pernah aku dapatkan...

tetapi..

semakin kukejar semakin jauh engkau terbang ...

dengan lelah ku,aku berharap..

dengan keputus asaan ku aku meratap....

adakah harapan itu buatku..

adakah cahaya itu buatku...

adakah mutiara itu buatku...

adakah embun itu buatku...

dalam diam ku menangis..

dalam diam ku meratap...

tuan penyayang

tuan maafkan saya...

mungkin saya telah melakukan kesalahan sehingga membuat tuan marah kepada saya...

walaupun tuan tidak memberikan penjelasan apa kesalahan yang saya perbuat...

saya maklum tuan..

karena perubahan sikap tuan kepada saya...

tapi tuan harus ingat...

setiap manusia di dunia ini punya prinsip hidup...

walaupun selalu berubah ubah...

tetapi tetap punya batasan dalam bersikap...

jadi hormati lah prinsip hidup yang saya pegang tuan...

walupun bertolak belakang dengan prinsip hidup tuan...

itulah saya takkan goyah oleh apapun atau dengan siapapun..

dan...

juga dengan keadaan seperti apapun...

saya berprinsip dengan hati bukan dengan akal..

karena akal bisa menipu...

karena saya yakin bahwa hati itu suci dan tulus...


Senin, 10 November 2014

dilema dalam renungan

terkadang aku merasa dosa dengan diriku sendiri....
terkadang aku merasa bersalah pada semua orang...
atas semua salahku selama ini...
terkadang aku juga merasa apakah yang semua aku lakukan ini benar...
atau...
apakah ini memang yang harus aku lakukan demi kebaikan semua...
biarlah hanya segelintir orang yang tau siapa aku..
mungkin itu lebih baik..menurutku...
terkadang aku merasa dilema melandaku bila aku terus seperti ini...
ada rasa kangen menjalar dalam relung hatiku bila ku ingat siapa aku...
tapi aku yakin suatu hari nanti aku akan menunjukan jati diriku sesungguhnya..
tunggu aja kawan...
bukannya aku sombong bukannya aku angkuh...
biarlah waktu yang akan menjawabnya...

Minggu, 09 November 2014

debu dan mutiara

kamu memang jauh di sana...

terbentang jarak dan waktu...

tapi....

bukan penghalang buat kita untuk bercanda...bersenda gurau...

berkeluh kesah bahkan lebih dari itu...

bintang....

sinar lembutmu membuat hatiku nyaman..

sinar lembutmu membawa kedamaian...

ku ingin selalu menatapmu...

ku ingin selalu bersamamu...

namun apa daya..kau nampak anggun...

aku tak pantas untukmu....

kau bagaikan mutiara di antara butiran pasir...

berkilau seperti bintang di atas sana...

kilaumu mempesonakan mata yang memandang...

aku hanyalah debu yang hina diantara kilauan mutiara...

biarlah ku hanya bisa menatapmu...

biarlah ku hanya menjadi debu di dekatmu..

walupun jauh kaulah yang terindah...

BuatSahabat

sekian tahun yang lalu kamu begitu imut...
kamu begitu lembut...
kamu begitu lucu...
sekarang kau nampak beda...
kau begitu dewasa...begitu tegar...
imut mu menjadi cantik....
kelembutanmu menjadikanmu penuh pesona...
kelucuanmu yang dulu kini menjadi daya tarik tersendiri...
kau nampak semakin cantik seiring dengan bertambahnya usiamu...
bukan berarti bertambah usia kau harus sombong...
bukan berarti bertambah usia kau harus di hormati...
jangan...!!!
jangan seperti itu...
kehormatan dirimu ada pada perkataanmu...
harga dirimu ada pada tingkah lakumu...
biarlah semua itu berjalan seperti yang di inginkan SANG PENCIPTA...
di hari bahagiamu ini aku hanya bisa tersenyum...
tak bisa memberikan apa yang kau pinta...
ku harap kau mengerti...
SELAMAT ULANG TAHUN...

Rabu, 05 November 2014

penghias malam

ku goreskan pena cinta diatas awan kebahagiaan...
kulukiskan kuas asmara di balik senandung kemesraan...
kenangan silam begitu indah untuk dilupakan...
begitu mesra untuk di rasakan...
bayang kelam itu..
bagaikan sebuah tarian jiwa yang yang mengasyikan...
menyingkap rahasia cinta dalam asa penuh makna...
berhiaskan permadani kasih sayang...
beruntaian mutiara asmara dalam pelukan...
bermahkotakan kasih sayang yang agung...
senandung malam membangkitkan kemesraan dalam jiwa yang terlena...
terlena oleh nafsu yang tak bertepi...
terlena oleh kenikmatan semu...
terlena oleh kemunafikan dunia yang congkak...
duhai sang kekasihku...
bawalah aku kedalam mimpi indahmu....
bawalah aku kedalam lamunanmu...
ku ingin dekat denganmu walau hanya sebagai penghias malammu..
dekaplah aku....
jadikanlah aku selimut dalam tidurmu...

GAS

GAS....

komunitas baru pemberi harapan...

benarkah yang kau janjikan...

jangan lah kau buat kami berandai andai..

berikanlah kami kepastian..buatlah kami bahagia...

jangan kau janjikan harapan palsu pelipur lara di kala dahaga...

jangan kau buat kami ter ombang ambing...

bagaikan biduk kecil di tengah samudera..

sedikit kebahagiaan kami sandarkan di pundakmu...

sedikit harapan kami impikan padamu...

kau...

telah membuat persaudaraan di antara kami...

kau telah buat pertemanan kami menjadi erat...

kau persatukan kami dalam cinta rasa dan asa...

kau buat kami bahagia dengan canda dan tawa...

terima kasih GAS...

walaupun janji itu hanya harapan hampa..

kami tetap bahagia...karena kami punya banyak saudara...

tapi...

jika itu benar adanya kami bahkan lebih bahagia...

karena itu memang harapan kami....

 

Selasa, 04 November 2014

kenangan

tetes hujan di malam ini...
begitu membekas dalam diriku...
terkenang masalalu yang penuh dengan romantisme sebuah cerita...
yang ingin kulupakan...yang ingin ku kenang...
yang membuatku hancur bagai butiran pasir di tepi pantai...
se onggok kisah usang masalalu...
selalu membekas dalam diriku...
kuingin hujan itu menjadi pembersih diri...
pembersih kenangan masa silam ku..
agar aku dapat bangkit dan tersenyum menatap dunia...
dunia yang penuh misteri....

belenggu malam

gelisahku membayangi setiap langkahku...
kegundahan selalu menyelimuti hari hariku...
mimpikah aku....
bila ku mengharapkan belaian kasihmu....
mimpikah aku....
bila ku mengharapkan manisnya cintamu...
ooohhh....malam...
dimanakah harapan itu kau sembunyikan....
janganlah kau siksa aku dengan kegelapanmu...
janganlah kau tutupi dengan kepekatan malammu...
janganlah kau jadikan aku seperti anak ayam kehilangan induknya...
dalam dinginmu kuselalu menghibur diriku...
dengan syair cinta mimpi malam...

Senin, 03 November 2014

tetangga

hai tau ngga kamu....
seringkali ku dengar bila aku lewati kumpulan ibu ibu di tempatku...
ngga tau apa maksudnya...ngga tau apa artinya...
aku ngga peduli dengan semua itu biarlah mereka bahagia...
dengan semua yang mereka katakan...
hmmh..ku hanya bisa tersenyum.
tapi setelah aku pikir...ternyata kata kata itu mengandung makna yang sangat dalam...
bagi kehidupanku dan mungkin kehidupan orang lain di sekitarku...
dalam sendiriku ku coba menelaah kata kata itu...
dalam renunganku ku coba tuk mengartikan makna di balik itu...
bukan arti atau jawaban dari kata kata itu yang ku dapatkan..
ternyata hikmah yang terkandung di dalamnya lah yang membuat aku tersenyum....
membuat ku tertawa...
membuatku menaangis..
membuatku ku bersedih...
membuat ku bahagia...
membuatku bangga...
serta membuatku jadi segala galanya....
hmmh...
kini ku tersadar dari mimpikisah kelam...
kini ku tersadar dari cinta yang terpendam...
kini ku tersadar dari harapan yang tenggelam...
kini ku tersadar dari rindu yang tertahan...

harapanku

hahahahaa....
hanya itu yang mampu aku lakukan...
untuk menghibur diri kala sendiri...
di kala rindu datang menjelma...
di saat harapan kian memudar....
aku tertawa bukan untukmu...juga bukan untuk orang lain...
aku tertawa untukku seorang...
mentertawakan ketidak mampuanku...
mentertawakan ketakberdayaanku....
mentertawakan kemunafikanku....
mentertawakan kesombonganku...
mentertawakan semua yang aku lakukan...
dimanakah rasa itu berada...
dimanakah asa itu bersemayam...
janganlah kau iming imingi aku dengan fatamorgana kemunafikan dunia...
janganlah kau iming imingi aku dengan kemewahan fana..
yang ku inginkan...
cinta sejati yang tak ternoda...
cinta mulia penuh kebahagiaan...
bukan cinta semu pelipur lara...

gelisah dalam harapan

di saat mantari memancarkan sinar panasnya...
tak terasa hatiku makin gelisah...
tak tau apa yang kurasa hanya tatapan kosongku menerawang jauh...
tak jelas arah dan tujuannyaa...
mampukah ku bertahan dari deraan rindu yang tak menentu...
mampukah ku bertahan dari siksaan bathin yang mengunjam...
dimana...
dimanakah kau yang selalu mengisi relung hatiku yang kian gersang....
dimanakah kau yang selalu ada di saat aku butuhkan...
dimanakah kau yang selalu memberikan kesejukan di saat dahagaku mulai melanda...
aku rindu kasih dan belaianmu..
aku rindu cinta dan ketulusanmu...
aku rinduu....
rindu akan senda guraumu...
rindu dengan segala hal yang ada padamu...
dekaplah aku,temanilah aku...
nina bobokan lah aku dengan nyanyian merdu pengobat rindu...

 

cinta

nasehat cinta buat yang terkasih...
kadang terasa hambar bila di hayati...
kadang terasa tak berguna bila di resapi...
bila semua hanyalah sebuah fatamorgana dalam kehiduan cintaku...
semua diam dan membisu...
tanpa pernah memberi nasehat...
tanpa pernah melarang....
hanya senyuman usang dalam kegelapan..
hanya tatapan kosong dalam kebimbanagn...
cinta....
kata itu selalu terngiang di setiap langkahku...
selalu ada dalam setiap anganku...
selalu menemaniku di kala sepi...
dikala dahaga...
hmmh...
dimanakah kau kini berada...

dunia malam

kehidupan malam mu benar benar menakjubkan...
kau mampu menaklukan semua orang..
dengan gayamu yang lembut semua terjatuh...
hmmh...
tanpa paksakan kau lakukan itu..
dengan pemikiran matang kau lalui dengan lagkah pasti...
berjalanlah kawan dengan kehendakmu...
biarkanlah siapa dan apapun yang mencemoohmu...
kau tau apa yang kau lakukan..
kau tau apa yang kau inginkan...
itu jalanmu saat ini...
itu kemauanmu sekarang ini...
jangan surut dengan keyakinanmu...
jangan mundur dengan langkahmu...
karena aku tau mungkin itu yang terbaik buatmu..
suatu saat nanti mereka akan mengerti dengan jalan yang kamu pilih...
suatu sat nanti mereka akan sadar...
betapa hinany mereka..dengan yang mereka lakukan terhadapmu..

Sabtu, 01 November 2014

nakal

kenapa aku tulis dengan judul nakal
karena aku ingin tau seberapa nakalnya kamu...
seberapa bandelnya kamu..
seberapa centilnya kamu..
seberapa bawelnya kamu...
bila kamu berhadapan langsung dengan kenyataan hidup...
berhadapan langsung dengan lika liku kehidupan ini...
berhadapan langsung dengan romantisme dunia yang memuakan..
yang selalu mengiming imingi kita dengan kemewahan dunia yang fana..
yang abstrak,yang selalu manina bobokan dengan mimpi tak berujung...
kenakalanmu memaang dibutuhkan..
untuk mensiasati kehidupan yang kejam ini...
tapi...
jangan pernah kenakalanmu kau jadikan ajang manfaat semata...
yang bisa dan dapat menghancurkanmu sampai lebur...
yang dapat melemparkan mu kedalam jurang yang menyesatkan...
yang akan membuatmu menderita...
aku tau nakalmu itu untuk kesenangan ..
aku tau nakalmu itu hanya permainan...
nakalmu itu sungguh menggemaskan..
nakalmu itu sungguh mengasyikan...
nakalmu itu membuat oranglain bahagia...
nakalmu itu..hmmmh...
nakalmu itu membuat orang lain bangga....
nakalmu memang nakal yang luar biasa..

bunga malam

kau bunga malam yang sungguh indah...
harummu menebar ke seluruh penjuru alam...
ke elokan rupa mu tak terbantahkan...
engkau penghibur mata di malam hari...
tapi...
kau juga indah di siang hari...
mengapa kamu sekarang jatuh di lembah yang berlumpur...
hingga harummu terus memudar seiring perjalanan waktu...
mengapa kamu tak meminta pertolongan untuk dapat keluar dari lembah itu...
tiadakah yang dapat menolongmu..ohh..bunga...
janganlah ke elokan rupamu,keharuman tubuhmu...
kau campur dengan lumpur yang tercemar...
sungguh malang nasibmu wahai bunga....

Kamis, 30 Oktober 2014

surau tua

malam ini...
setelah seharian penuh bekerja...ada rasa bangga pada diriku sendiri...
bangga dengan apa yang aku lakukan....
karena sampai saat ini aku merasa dapat berguna bagi orang lain...
walaupun tak seberapa yang aku lakukan setidaknya dapat menghibur orang lain...
sujud sukur padaMU ya-RAB...
atas karunia yang ENGKAU berikan buatku...
lelah ku hilang bila ku mendengar panggilanmu di surau tua itu...
kebahagiaanku datang di saat mengisi shaf yang telah di tentukan..
hmmh...bahagianya hati ini.




Rabu, 29 Oktober 2014

gundah

kau memang kuat...
kau memang hebat...
tapii...
kau tak bisa menyembunyikan rasa gundahmu kepada orang lain...
sehebat apapun kau tetap tak mampu menyembunyikan masalahmu...
ku tau di dalam ketegaran mu kau begitu rapuh....
di dalam keceriaanmu tersimpan kagundahan yang teramat sangat...
hmmh...
kecil memang apa yang kau hadapi...
tapi begitu besar pengaruhnya pada dirimu...
kawan...
janganlah kau simpan dan kau tahan...
luapkanlah apa yang kau rasakan...
karena itu sedikit mampu meringankan bebanmu...
sudah terlalu berat menurutku beban yang kau pikul...
terlalu lelah engkau membawanya...
janganlah kau pikul beban itu sendiri...
sehebat apapun dirimu...
tetap tak mampu kau hadapi sendiri...
keceriaan mu semu saat ini...
kebahagiaanmu hampa saat ini...
yang ada hanya rasa hambar dan tak bermakna...

kamu

kamu...
kamu yang di sana...
yang selalu membuat penasaran setiap waktu...
yang selalu merindu...
mengertikah kamu,akan semua ini..
yang membuatku terbelanggu oleh ketidak berdayaanku...
yang membuatku terkekang dengan ketidak mampuanku...
hai...kamu....
di setiap waktu ku merindu...
di setiap waktu ku berharap...
janganlah kau buat aku bagaikan perahu yang terombang ambing...
di tengah samudera yang tak berujung...
hai...kamuu...
hari hariku kau buat berwarna...
hari hariku kau buat bermakna...
hari hariku kau buat bercahaya...
hai...kamu...
kau selalu penuh rahasia...
kau selalu penuh misteri...
kau selalu penuh teka teki...
yang tak peranh ada jawaban pasti..
hai...kamu...
yaa...cuma kamu...
 

tanpa judul

hahahaa...
janganlah terlalu berharap...
terimalah kenyataan yang ada karena semua hanya semu...
janganlah berkhayal yang terlalu tinggi...
karena nanti kamu sakit...
kenyataan memang tidak seperti yang di harapkan...
jangan kecewa karena itu semua hanya mimpi...
ingat...
karena semua itu adalah romantika kehidupan...
semua tidak bisa di tebak semua tidak bisa di terka...
 biarlah berjalan seperti biasanya...
tak perlu risau,tak perlu gundah...
pasti ada penjelasaan dari semua itu..
 

Selasa, 28 Oktober 2014

putus

putus...
kata itu kadang sangat menyakitkan bagi semua orang...
kadang juga awal kabahagiaan bagi yang lain...
karena banyak cerita di balik kata putus...
cerita duka dan bahagia terkandung di dalamnya...
bagi yang sedang bercinta mungkin sebuah malapetaka...
tapi bagi yang teraniaya itulah awal sebuah kebahagiaan...
yang mempunyai harapan bisa menjadi kesedihan...
hahahah....
memang aneh kata itu...
bermacam arti dan makna terkandung di dalamnya...
semua selalu meninggalkan kesan bagi yang mengalaminya...
buat yang pernah dan mungkin akan merasakan...
tersenyumlah....
karena di balik kata putus tersimpan sebuah rahasia kehidupan...
 

penantian tak berujung

dalam kesendirianku aku sabar menunggu datangnya kebahagiaan...
yang selalu kudambakan dalam siang dan malamku...
dalam sedih dan ceriaku,dalam rindu penantianku...
adakah kebahagiaan itu datang...
di saat rasa gundah terus menghantuiku...
terbersit kisah masalalu yang kelam..
kisah yang takkan pernah usang di makan jaman...
kisah yang tak pernah lepas dari kehidupanku...
ohh..tuhan...
kapankah aku menemukan secercah cahaya kebahagiaan...
kapankah aku mendapatkan kelembutan asa...
jangan KAU buat aku selalu berburuk sangka padaMU...
dalam penantianku aku berharap...

KERJA

kerja...kerja....
hahahha...itu yang selalu ku dengar setiap waktu...
kadang aku tertawa sendiri bila dengar kata kata itu...
hati kecilku pun berkata...betul juga apa kata mereka...
hidup ini adalah perjuangan...
butuh semangat untuk bisa bangkit...
butuh kaki untuk bisa berjalan....
dalam sepi ku selalu merenungi kata kata itu...
dalam diam ku coba mengartikan kata kata itu...
tapi...
kenapa kata kata itu yang selalu kudengar...
kenapa bukan kata kata yang membuat semangat....
hmmmh...
memang kita butuh kata kata itu...
agar kita sadar bahwa kita memang di tuntut untuk itu....
untuk bisa melanjukan kehidupan yang baik....
kehidupan yang mampu membuat kita sejajar dengan yang lain...
kehidupan yang penuh dengan warna dan lika liku ...
yang tak pernah kita tau kapan akan berakhirnyaa...
yang kita tau hanya ...KERJA...


dunia yang tak bertuan

peluh membasahi tubuhku...
dengan derasnya ia menyelimuti setiap jengkal tubuhku...
seakan ingin menunjukan pada dunia...
betapa lelahnya aku hari ini...
betapa penatnya kehidupan ini...
   hari hari yang kulalui penuh dengan tantangan...
   serta romantisme sebuah perjalanan hidup...
   yang tak mengenal waktu dan tempat...
   seperti cinta dan kasih sayang...
yang takkan lekang di makan jaman...
mampukah aku bertahan...
dari gilanya roda kehidupan...
atau...
hanya cukup sekian dan terima kasih ku...
pada dunia yang membesarkanku..
karena tak mampu mengikuti irama dari sebuah kehidupan...
wahai kawan...
ingatlah...janganlah kau terlena oleh sedikit kebahagiaan...
pandai pandailah menyikapi segala sesuatu...
jika kamu salah langkah...dunia akan menggilasmu...
dunia itu kejam kawan...dunia itu kasar...
 jadi hiasilah dunia ini dengan cinta dan kasih sayang...
suatu saat nanti pasti kamu akan rasakan manisnya dunia...

sahabatku sayang

kelembutanmu...
keceriaanmu...
terasa sejuk bila ku melihatnya..
walaupun hanya lewat tulisan.
aku tau kamu bahagia ...
aku tau kamu bangkit dari keterpurukanmu...
aku bangga itu..
engkaulah sahabat sekaligus adikku...
dalam dunia yang tak berujung...
bila kau hadir walau cuma tanda pun rasa senangku tak ternilai...
namun..
bila kau tak ada...hmmh..dunia ini terasa sepi...
entahlah apakah ini yang di namakan suka,sayang atau cinta...
aku tak tau...aku ragu...
hmmmh....
sahabat...engkaulah yang terbaik saat ini dalam kehidupanku...

hanya bintang

buatmu...
yang jauh disana..
yang terpisahkan jarak dan waktu...
yang selalu menghiburku...
yang selalu menemaniku dikala aku sepi...
tapi kini...
engkau marah..
engkau benci tanpa tau apa yang aku perbuat...
engkau diam tanpa suara...
di saat aku bimbang di saat aku ragu....
hmmhh...
bintang tersenyumlah...
janganlah kau bersembunyi di balik gelapnya malam...
janganlah kau lari di saat rembulan bersinar...
bintang...
engkaulah salah satu penerang di saat gundah...
di manakah engkau bintang...

Minggu, 26 Oktober 2014

Bintangku

hmmh...
tak terpikirkan olehku...
kau begitu imut mengintip di balik kegelapan malam..
dengan sinar lembutmu kau sinari aku...
dengan bentukmu yang mungil kau selalu mendampingi sang rembulan...
hmmh...
kau mungil dan imut karena kau jauh...
kau kecil dan lucu karena kau jauh...
tapi...
tak lengkap rasanya malam tanpa kehadiranmu di sisi rembulan...
kau pelengkap malam..
kau hiasi malamku dengan kebahagiaan...
sekarang...
di manakah kau bintang...
ku rindu padamu...
ku rindu keindahanmu...

sepi


sunyi terasa malam ini...
tiada rembulan yang biasa menemani..
bintangpun seakan malu tuk menampakan wujudnya..
sunyi...
sepi...
namun terasa damai yang kurasakan...hmmmhh..
walau hati bimbang tentang semua..
tapi...kuyakin ada terang di atas sana..
ada harapan yang nyata...ada impian yang menghibur...
semoga kedamaian ini abadi....

rahasia cinta

aku adalah aku..
semua berjalan dengan sendirinya..
dia adalah dia..
tiada seorangpun yang tau..
begitu juga aku...
hanya hati dan cinta....
yang dapat mempertemukan antara aku dan dia...
itulah kehebatan serta keagungan cinta...