engkau bagaikan setetes embun di pagi hari bening dan suci tanpa noda...
engkau bagaikan seberkas sinar dalam kegelapan malam pekat...
engkau bagaikan sebutir mutiara di antara begitu banyaknya lumpur...
engkau bagaikan harapan di kala asa mulai hilang..
kadamaian yang kau berikan terasa bagaikan sebuah anugerah kehidupanku..
kenyamanan yang kurasakan membuatku terlena...
hingga tak mampu membedakan mana ketulusan dan mana kebohongan..
kini...
semua yang pernah kudapatkan itu tinggal bayang bayang yang tak mungkin ku genggam...
ingin kugapai semua yang pernah aku dapatkan...
tetapi..
semakin kukejar semakin jauh engkau terbang ...
dengan lelah ku,aku berharap..
dengan keputus asaan ku aku meratap....
adakah harapan itu buatku..
adakah cahaya itu buatku...
adakah mutiara itu buatku...
adakah embun itu buatku...
dalam diam ku menangis..
dalam diam ku meratap...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar